“Sebentar lagi si kecil berulang tahun. Apa hadiah yang paling cocok untuknya yaa…?!? Any idea?”
^_^ Mungkin kata-kata di atas pernah terbersit di pikiran kita, apabila si buah hati (bagi yang sudah memiliki anak yang masih imut-imut alias masih kecil) atau mungkin ponakan kita yang masih “cute-cute” atau adik yang masih balita (anak-anak) akan segera bertemu kembali dengan tanggal dan bulan saat dia dilahirkan beberapa tahun yang lalu dan kita akan memberikan “sesuatu” kepada si jagoan cilik di hari tersebut. Seringkali bukan hanya saat si kecil berulang tahun saja, kita akan memberikan hadiah kepada si kecil.
Tak perlu bingung, saya akan sedikit memberikan saran dan masukan mengenai kiat-kiat (tips) dalam memilih hadiah untuk si kecil.
Bagi anak, hadiah menjadi bagian paling istimewa (terutama pada hari ulang tahunnya). Mainan, biasanya, merupakan hadiah yang disukanya. Ya… wajar saja! Si balita kini dalam tahapan bermain. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa jika akan memberikan mainan maka mainan yang seperti apakah yang cocok dan sesuai untuk si kecil. Selain itu, perlu diketahui pula mainan yang baik adalah mainan yang dapat bernilai edukasi bagi perkembangan si kecil (kalo istilah kerennya, dapat digunakan untuk “bermain sambil belajar”) ^_^
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kita membelikan “sesuatu” (khususnya mainan) sebagai hadiah untuk si kecil.
1. Jenis Kelamin
Pada dasarnya jenis kelamin si kecil kurang dapat menetukan dalam pemilihan jenis hadiah apa yang akan kita berikan kepadanya. Akan tetapi, untuk beberapa jenis hadiah akan menjadi kurang cocok dan kurang pas apabila diberikan kepada sang pangeran cilik (baca; anak laki-laki) atau si ratu cilik (baca: anak perempuan). Misalnya saja pistol mainan, akan menjadi kurang pas jika diberikan kepada anak perempuan. Begitu pula dengan mainan masak-masakan akan kurang klop jika diberikan kepada anak laki-laki.
2. Usia si Kecil
Menentukan hadiah harus melihat usia si kecil apakah hadiah itu sesuai dan bisa dipakai atau tidak. Jika usia sekolah, bisa diberi perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu atau tempat makan untuk wadah bekal si kecil. Jika belum usia sekolah, bisa berupa boneka, kursi anak, buku mewarnai, dan lain sebagainya.
Boneka adalah jenis main yang dapat dikategorikan cocok untuk diberikan kepada anak segala usia. Namun kita perlu memilih jenis boneka seperti apakah yang akan kita berikan kepada si kecil. Berikut ini adalah sebagai gambaran saja hadiah berdasarkan usia si kecil.
- Untuk si 1 tahun. Anda bisa memilih boneka yang tidak terlalu besar, namun juga tidak terlalu kecil. Mainan lain seperti balok-balok atau mainan karet juga bermanfaat bagi si satu tahun yang tengah asyik mengeksplorasi dunia sekitar dengan kedua tangannya.
- Untuk si 2 tahun. Anak usia ini sedang mengembangkan kemampuan motorik dan koordinasi otot besarnya. Anda dapat memilih hadiah berupa mainan yang dapat ditarik dan didorong.
- Untuk si 3 – 5 tahun. Anda dapat memilih aneka mainan yang lebih bervariasi. Misalnya, mobil-mobilan, masak-masakan, atau sepeda.
3. Merangsang Perkembangan Kognitif
Dalam pemilihan hadiah, perlu kita perhatikan juga mengenai kebermanfaatan dari apa yang akan kita berikan kepada si kecil. Dalam pembahasan ini, akan saya khususkan mengenai hadiah dalam bentuk mainan.
Dunia anak-anak adalah dunia bermain. Beberapa jenis mainan hanya bersifat untuk permainan semata, akan tetapi banyak mainan juga dibuat dalam rangka menunjang proses belajar si kecil. Akan lebih bijak jika kita akan memberikan mainan sebagai hadiah bagi si kecil, maka kita pilihkan mainan yang dapat merangsang perkembangan kognitif si kecil. Sebagai contoh, kita dapat memilih puzzle yang sesuai dengan usia anak. Di pasaran tersedia puzzle dari yang berbentuk sederhana hingga yang lebih bervariasi.
4. Budget
Ini yang tak kalah penting dalam menentukan hadiah si kecil (^_^). Kita harus menyesuaikan hadiah dengan budget kita. Kita harus memperhitungkan dengan baik-baik. Jika ingin mendapatkan diskon, mungkin bisa sekaligus belanja agak banyak (untuk kebutuhan yang lain) sehingga kita bisa minta discount ke penjual. Cara praktis untuk menghemat isi kantong (^_^v)
5. Kreasi Sendiri
Hadiah untuk si kecil tak selalu harus mahal. Kita dapat mencari dan memilih hadiah yang sesuai untuk anak namun tak membobol kocek kita. Salah satu bentuk hadiah dapat kita buat sendiri berdasarkan kreasi dan kreativitas kita. Misalnya, kita dapat membuat boneka dari potongan-potongan kain berbagai tekstur. Atau mainan ular-ularan dari karton bekas dan gulungan tisu toilet yang dihias dengan berbagai warna.
Dalam berkreasi membuat “sesuatu” untuk si kecil, kita dapat mengajak si kecil secara langsung untuk ikut membantu dalam proses pembuatan tersebut. Selain dapat mengajak si kecil bermain, dengan hal tersebut akan dapat mengasah kreativitas si kecil dan juga dapat lebih mendekatkan hubungan kita pada si kecil.
6. Kualitas
Kualitas harus diperhatikan jika membeli hadiah, jangan hanya memilih murah tetapi ternyata barang cepat rusak. Mungkin kita dapat menanyakan ke penjual secara detail barang tersebut supaya tidak kecewa di kemudian hari.
7. Pastikan keamanan mainan
Bila si kecil berusia di bawah tiga tahun, jangan belikan ia mainan berukuran kecil. Atau, bila kita membelikan mainan dengan ukuran yang cukup besar, jangan sampai bagian dari mainan itu bisa dengan mudah dilepas menjadi bentuk kecil-kecil. Karena mainan tersebut dapat tertelan oleh si kecil.
Kita juga perlu memeriksa permukaan mainan. Hindari permukaan yang kasar atau berujung tajam, karena bisa melukai si kecil. Bila mainan tersebut berwarna-warni, pastikan cat/zat pewarna yang digunakan cukup aman. Dalam hal ini, kita bisa mengetahuinya dengan membaca keterangan pada label mainan.
8. Kemas secara menarik
Setelah kita mendapatkan “sesuatu” yang sesuai untuk si kecil, bungkuslah “sesuatu” tersebut dengan menggunakan kertas pembungkus dengan warna dan gambar menarik. Bagi si kecil, membuka hadiah merupakan pengalaman seru yang sangat ia nanti-nantikan. Si kecil tentu akan berharap-harap cemas, ”Apa sih isinya…? Surprise !” ^_^
Demikian beberapa tips dari saya, yang mungkin bisa membantu untuk memilih hadiah (khususnya hadiah ulang tahun) untuk si kecil yang kita sayangi dan yang menyayangi kita.
# This article is inspired from my niece's birthday on this weekend. For several days she calls me and hope I can visit her in Lampung. After I coaxed her to talk, turned out on March 4, 2012 she was just 4 years old. Fara Zahra, my niece the only one (from my little family). Hopefully next Sunday I can get the adventure, come back to Way Halim, Lampung. Amin…
Jakarta, 29 Februari 2012
^_^
No comments:
Post a Comment