Saturday, June 16, 2012

Go to "Muster Point"


“ada banyak jalan menuju Roma, yakinlah ada satu yang paling efektif”
-insyaAlloh, Mario Teguh’s Quote-

Begitupun menuju rumah calon istri saya, di Bulurejo 09/07 Monggol Saptosari Gunungkidul 55871. Banyak alternative jalan, lewat rute standar kami (Gading – Siyono – Pancuran – Giring – Rumah), atau lewat Playen (Gading – Playen – Paliyan – Trowono – Baros – Bacak – Rumah), atau mungkin dari Imogiri males lewat Patuk, mending lewat Panggang. Ahaaa apapun itu, mari ambil jalan yang paling efektif. Karena dia yang lebih tahu medan (:P) mending untuk kali ini lebih baiknya anda manut aja apa yang telah calon istri saya tulis berikut ini, sekaligus melegakan kami bahwa anda sampai tujuan tanpa kesasar, aamiin. (komentar dia : "yaa memang agak wow rekor si mas, 3x datang ke rumah selalu kesasar -.-“). Oh iya, ada bonusnya. Bila anda tidak kesasar adalah senyuman, dan bila kesasar adalah candaan. Maka pilihlah bonus anda =)  
Dan berikut ini adalah hasil tulisan dia, Rina Indarwati, yang juga telah di post kan melalui blog nya, narinawati.wordpress.com (sekalian promosi blog nya si adik, hehe...) ^_^
======================================================
Saya berharap anda tahu rute menuju Gunungkidul dari Kota Jogja adalah lewat ringroad timur lalu masuk ke jalan Wonosari. Anda akan melalui 3 bangjo aka perempatan hingga akhirnya sampai di Piyungan. Perempatan ringroad timur Ketandan iku ciri2nya rame, ;D yaiyaalaah.. ada bis ngetem. Kalau Piyungan, tandanya adalah pertigaan. Ada palang menuju Kraton Boko dan ada bekas pasar tradisional.
Setelah Piyungan, anda akan melewati likuan “maze”, ndak horor kok. Ikuti saja jalan utama, anda akan melewati bukit bintang, Patuk, kali Penthung, Sambipitu, dan Hutan Bunder. Sepanjang jalan itu ada satu POM Bensin di kanan jalan sebelum pertigaan Sambipitu. Pada pertigaan Sambipitu, ambil kanan menuju kota. Lalu anda akan menemukan POM Bensin di kanan jalan dan bangjo setelahnya. Ini adalah bangjo pertama di Gunungkidul setelah dari Jogja. Tak jauh dari situ anda akan menemukan lapangan terbang dan pertigaan. Selamat, Anda sampai di titik 1. Itulah GADING. ;)
Pada pertigaan Gading, jangan ambil kanan. Jangan ikuti palang menuju Saptosari. Nyampe sih insyaAlloh, tapi jauh na’udzubillah. Saya aja kalau lagi ndak bener2 pengen, males lewat situ, he. Pada perjalanan ini anda akan menuju titik 2, yaitu Bunderan Siyono. Pastikan anda melewati RS Nur Rohmah, Tugu Batas Kota, dan POM Bensin di kiri jalan. Bunderan Siyono kadang disebut Bunderan BPD, gara2 logo Bank BPD yang nangkring di puncak gunung2an, ah apalah itu.. menurut saya tidak sopan, yaa walaupun dia mungkin adalah sponsor utama. Cukup mengacaukan denah ;P
Bunderan Siyono, titik ramai penyambutan bahwa anda telah setidaknya masuk gerbang kota Wonosari. Selamat ;)
Dari Siyono silahkan ambil lurus dikit lalu kanan. Bukan lurus terus yaa, karena itu menuju Kota ;D ikuti saja jalan utama hingga anda menemukan bangjo. Welcome inilah titik 3, bangjo Pancuran. Ciri yang menonjol adalah ada pohon beringin besar, dan nama jalane adalah Jalan KRT Judoningrat.
Silahkan ambil kanan atau menuju barat di perempatan Pancuran, dan lagi-lagi silahkan dan mohon ikuti jalan utama. Ikutilah denah yang saya gambar. Seberapapun anda penasaran, akan kemana belokan itu, mohon ditahan atau ditepiskan, karena kami menanti anda di rumah ;) sepanjang perjalanan tersebut akan anda temui SD Singkar, SD Siraman 3, Balai Desa Wareng, lapangan bola, persawahan, MTS Sodo, SD Sodo 1 dan 2, Pasar Sodo, dan selamat, tak jauh dari situ anda akan sampai pada titik 4. Pertigaan Giring. Ciri2nya ada tugu jam rusak, ada warung di pojokan, ada rumah bambu tempat jualan rumput dan bengkel. Sebentar lagi bintang anda akan berbentuk. Dan lagi-lagi saya mohon, seberapapun bagusnya jalan ke kanan/barat itu, mohon ambil yang kiri. Karena tujuan anda ada melalui jalan kiri ;P #lewat kanan/barat juga bisa, tapi jauh.
Setelah anda mengambil kiri atau timur, anda akan menemukan SD Giring dan Balai Desa juga TK, lapangan bola, dan balai dusun. Ouch maaf jalanan benar2 mulai rusak, bersiaplah untuk off road sederhana ;D jalan rempeyek kacang dan terowongan hutan. Lumayan untuk refreshing buat yang biasa berjibaku dengan kejamnya ibukota (aaaa lebay abiiisss). ikuti saja jalan utama sampai menemukan jembatan dan rumahnyempil di tengah hutan. Kami menyebutnya Pesarean Gunung Bagus, makamnya Jaka Tarub, Dewi Nawang Wulan dan Bondan Gejawan. Ouh tolong jangan mampir dulu, ingatlah kami di rumah, cemas menanti anda, nanti setelah dari tempat saya silahkan mampir ;)
Beberapa menit dari jembatan dan rumah nyempil itu, anda akan menemukan pertigaan. Nah sekarang silahkan belok kanan/barat. Terkadang memang kita mesti ‘kiri’ dulu hingga akhirnya ‘kanan’ ;p ikuti jalan cor blok hingga akhirnya menemukan kampung. Memang agak jauh karena jaraknya sekitar 1,5km. setelah menemukan perkampungan, selamat anda semakin dekat dalam pembentukan bintang, he.. pertigaan setelah jalan menurun silahkan ambil kanan lagi sampai menemukan pertigaan lagi. Nah selamat anda sampai di jantung kampung saya, Bulurejo.
Dengan senyum lega, Alhamdulillah, sugeng rawuh di gubug kami ;)
#semoga membantu kelancaran perjalanan teman2 ;) karena ternyata ada beberapa kekeliruan dalam denah yang termuat di undangan. Afwan.

No comments:

Post a Comment