Sunday, June 28, 2015

Tiga Tahun Pertama

24.06.12 - 24.06.15

2012 : Awalnya kami sendiri-sendiri, lalu memutuskan untuk bersama.

2013 : Setelah kurang lebih 10 bulan kami lebih banyak tinggal berjauhan, Allah mengijinkan kami untuk tinggal satu atap. Memulai hari baru di tempat perantauan. Kami masih berdua, tetapi ada yang mulai tumbuh di rahim saya. Ya, iyalah kado setahun pernikahan kami. Janin yang bertumbuh di rahim, seperti kami yang selalu bertumbuh untuk menjadi lebih baik.

2014 : Alhamdulillah kami sudah bertiga. Ditemani si kecil yang berusia 5 bulan. Dia menghadiahi kami kejutan bahwa pada bulan Juni itu dia bisa tengkurap, atas kemauannya sendiri tanpa bantuan. Kemampuan motoriknya memang lebih lambat daripada teman sebayanya. Akan tetapi, menyaksikannya mencapai milestone tertentu, insyaAllah selalu menambah rasa syukur kami.

2015 : Alhamdulillah kami masih bertiga. Si kecil mulai aktif berjalan kesana kemari dan mengeksplorasi isi rumah. Ada hadiah lain yang begitu berarti, ada yang kembali bertumbuh di rahim saya. Rasanya tidak terkira, Allah berkenan menambahkan jundi dalam keluarga kami. InsyaAllah tak lama lagi rumah akan bertambah penghuni. Semoga Allah memberikan perlindungan, pertolongan, dan melimpahi keberkahan dalam keluarga kami. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahNya kepada kami agar kami mampu menjadi orangtua yang saleh sholehah yang mampu membimbing dan menemani tumbuh kembang anak-anak kami dalam kebaikan, kelak menjadi hamba Allah yang sholeh-sholehah. aamiin.

Tiga tahun pertama, semoga kami bisa menjaga antusias kami dalam belajar dan mempelajari sesuatu serta mengamalkan agar menjadi insan yang mulia. aamiin

Saturday, June 27, 2015

Mudik Magelang : Wisata Play Ground (1)

Bulan Maret lalu, suami mengambil jatah cuti tahunannya yang masih beberapa hari. Kami memutuskan untuk pulang ke Magelang. Sekitar 10 hari kami di Magelang dan rasanya tetap kurang puas. Ah kalau di Magelang mah mau lama-lama juga betah, asal sekeluarga, he.

Ada salah satu ponakan yang 'nemplok' banget sama suami, bahkan sampai kami punya anakpun masih juga 'nemplok'. Blas nggak ada menghindar atau cemburu sama anak kami. Saking nemploknya, beberapa hari selama kami di rumah salah satu agenda rutinnya adalah mengantar jemput dia sekolah, dan berbonus main dulu di taman bermain. Ini beberapa taman bermain yang sempat kami kunjungi.

Gardena

Sejujurnya, saya lupa nama tempat bermainnya. Letaknya di sebelah swalayan Gardena Magelang. Ada macam-macam mainannya, seperti mandi bola, undian, odong-odong, dan kids land. Kids land atau apa ya namanya ini adalah area khusus untuk bermain pasir dan ada beberapa play house serta ayunan. Untuk masuk Kids land, tidak menggunakan koin melainkan voucher.
Kids land; playhouse dan beberapa mainan

area kids land

Kami kecelik nih disini, dikiranya si ponakan minta main semacam mandi bola atau odong-odong, jadi di awal kami beli koin Rp20.000, sekalian modus biar bisa ambil undian. Ndilalah  kok ponakan bablas saja menuju kids land, dan saya baca sekilas untuk masuk memakai voucher. Aduh mak, tau gitu. Akhirnya saya membeli voucher 1, Rp5.000 untuk 30'. Dan selama 30' pertama si ponakan anteng main pasir, skuter mini, menjelajah play house ditemani oleh suami. Saya? Nyicil menghabiskan koin sambil menggendong si kecil yang tidur siang. Beberapa saat kemudian, si kecil bangun, pas dengan beberapa menit lagi jatah waktu kakak sepupunya habis. Akan tetapi, tetapi, kok si kecil kelihatan pengen masuk kolam pasir juga. Thoeng.. Akhirnya saya membeli lagi 2 voucher untuk 2 bocah yang ingin bermain pasir.
asyik bermain pasir


Awalnya si kecil cuma lihat-lihat kakak sepupunya. Lalu saya ajak main di playhouse, coba skuter mini, dan berakhir di ayunan. MasyaAllah dia bahagia sekali main di ayunan, saking bahagianya sampai gak mau dipegangin dan kadang gerakannya tambah kencang. Anak happy, simbok ketar-ketir takut anaknya jatuh. Ketika jatah waktunya habis, 2 bocah ini kelihatan enggan untuk pulang. Yaa maafkan nak, tetapi kalian butuh tidur siang. Apalagi si ponakan ini, yang gampang banget tidur. Bonceng berdiri di depan aja dia bisa tidur lhoh. Sungguh sesuatu yang medeni.
naik skuter mini :D

mainan ayunan;  gayanya mau nyalain mesin odong2; terjebak di playhouse


Dekat tempat bermain ini, bahkan di sebelahnya ada kios-kios kecil jual makanan. Ada yang jual kebab lho :D dan ada swalayannya juga. Kalau lupa bawa makanan bisa mampir di kios ini atau ke swalayan atau bisa juga jalan sebentar menuju alun-alun magelang. Ada kuliner sejuta bunga di situ, emm nama resminya lagi-lagi saya lupa. Yaaa tapi saya belum ada rekomendasi makanan yang enak di sepanjang kuliner sejuta bunga alun-alun, palingan angkringan, itupun adanya kalau maghrib, he. Alhamdulillah kemarin sempat ngangkring juga. Mudik tanpa ngangkring itu rasanya kayak ada yang kurang, hihi.. 

PS : tempatnya cukuplah untuk bermain. Waktu itu kami bermain di hari sekolah dan siang hari, jadinya berasa main di taman sendiri, haha. Butirannya pasir ukuran sedang, tak sehalus pasir pantai. Tidak begitu luas memang dan mainannya pun mencukupi. Kalau arena mandi bola kelihatan gelap, dan saya tidak tahu apakah bola-bola dan tempatnya rutin dibersihkan.